Selasa, 28 Februari 2017

0 komentar
BAHAGIA  ITU MUDAH...

Yang namanya kehidupan sudah pasti ada pasang surutnya selayaknya air laut yang tak pernah berhenti untuk  membasahi bibir pantai. kehidupan pun mengalami hal yang sama. terkadang ada rasa sedih, gembira ,suka dan duka. akan tetapi, itu semua tergantung diri masing-masing untuk menyikapinya dengan cara yang bagaimana.

Sebahagian orang ketika mengalami masalah , dia akan menjadi seorang yang bahkan sangat berbeda dari sebelumnya. dia akan menjadi tak tentu arah. Sebahagian lagi menyikapi suatu masalah dengan ketenangan dan kesabaran. Tak peduli bagaimana pun besarnya masalah yang di hadapinya , dia bahkan tetap tersenyum , karna apa? karna hidup itu terlalu indah untuk kau hancurkan dengan kemurungan karena menghadapi masalah yang sudah tentu ada jalan penyelesaiannya.

Dalam hidup, mencari kekayaan itu memang tidak ada akhirnya dan tidak  semudah yang kita bayangan tapi mencari kebahagiaan itu tersangatlah mudah. Cukup  dengan tersenyum, maka kau akan bahagia.....

Selasa, 09 Juni 2015

0 komentar
Assalamualaikum we.wb..


Selamat pagi dunia... 😄

Tiba2 pagi ini teringin nulis di blog kesayangan yang tlah lama terabaikan...( sorry sayang karna aku selalu melupakanmu..hehe)

Pagi ini seperti pagi-pagi sebelumnya, kegiatanku sama saja. Bangun... mandi... bersiap2...and go to tempat kerja. Tapi gak terus masuk kerja,  sebab tak sempat breakfast di rumah so kena breakfast di food court dekat dengan tempat kerja. And like always.. I'm alone and I'm  enjoy the food.

Nasib baik kedai makan kat food court ni free wi-fi so takde la rasa boring makan sorang2.  Buat bodo je ngan orang sekeliling and buat apa yang patut seperti order makanan, cari tempat duduk yang selesa, buka handphone and start online sambil makan .... dalam kepala hati cakap macam ni "Just ignore the people around you and enjoy your life" ....that's my rule when I'm alone in the public area. 😉



Kamis, 03 Juli 2014

Marhaban Yaa Ramadhan

0 komentar


Ramadhan comes again !! yeeea...so happy....!!!
Allhamdulillah...Allah masih memberi kesempatan pada diri ini untuk mengecap Ramadhan tahun ini.


 
Ya...Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Baik di dalam maupun di luar negri, semua bergembira dan bersuka cita menyambut bulan yang agung. Bulan yang penuh berkah dan ampunan. Bulan yang melipat gandakan setiap amalan yang dilakukan walau sebesar biji zarah sekalipun.

Ada dua jenis kategori manusia yang menyambut bulan Ramadhan.
Yang pertama adalah, jenis manusia yang betul-betul menginginkan bulan ini datang dan mereka menyambutnya dengan suka cita. Bagi mereka, bulan ini adalah "Lumbung Emas" untuk mereka bisa mengumpulkan sebanyak mungkin pahala dan berusaha untuk beribadah bersungguh-sungguh. Pergi ke mesjid untuk sholat lima waktu, sholat taraweh, berzikir, membaca al-quran dan sholat malam adalah  kegiatan yang akan mereka lakukan setiap hari. Tak ada satu haripun bahkan satu menitpun yang terbuang sia-sia untuk mereka mengumpulkan bekalan amal yang berlipat ganda di bulan ini.



Perbanyaklah membaca Al-qur'an, berzikir dan berdo'a di bulan Ramadhan


Yang kedua adalah, jenis manusia yang menyambut bulan Ramadhan ini hanya dengan bersuka ria saja. Mereka menganggap bulan inilah bulan dimana mereka mulai menunjukkan kesibukan, baik dari segi mencari materi ataupun mengurus serba-serbi hari raya. Mereka lebih fokus kepada hal-hal yang berkaitan dengan duniawi. Bisa disebut bulan  ini adalah bulan "Unjuk Kekayaan". Mengapa saya mengatakan begitu? Ya..dibulan inilah mereka akan menunjukkan seberapa kelasnya berbagai barang didalam rumah mereka, mulai dari gorden pintu, hiasan rumah, tempat kue-kue raya, piring mangkuk dan gelas yang serba waaah. Bahkan jenis kue raya ataupun baju raya yang menyilaukan mata , yang tak cukup hanya satu pasang tapi lebih dari tiga pasang pun telah menujnukkan seberapa "kaya"nya mereka dari segi duniawi. Dari segi akhirat??? haa...inilah saat mereka lupa akan akhirat yang seharusnya lebih mereka utamakan. Mereka lupa, jika semuanya itu adalah milik-Nya. Seandainya Dia berkehendak, pada saat itu juga semuanya bisa hilang. Tiada lagi yang membedakan si kaya dan si miskin, si kurang dan si lebih, si cantik dan si buruk. Semuanya akan sama, seperti mana sama rendahnya kita bersujud pada saat sholat.


 Itulah dua jenis golongan manusia yang menyambut Ramadhan di setiap tahun, yang selalu saya perhatikan. Tapi itu orang lain menurut pandangan saya. Lalu...dimanakah posisi saya dalam postingan kali ini?? Mungkin posisi saya di tengah-tengah antara jenis golongan pertama dan kedua tapi itu menurut saya lho....pandangan orang lain?? who knows?

Jujur saya katakan, saya bukanlah dari jenis golongan yang menyambut Ramadhan dengan menjalankan ibadah yang khusyuk dari mulai tarawih, Taddarus, sholat malam dan lain-lain sebagainya, tapi insya allah saya pun bukan dari jenis golongan yang terlalu sibuk dengan kegiatan raya yang sampai melupakan yang seharusnya kita lakukan. Saya hanya menjalankan yang wajib-wajib saja seperti sholat lima waktu, puasa dan membaca Al-quran (walau tak sampai satu juz dalam satu malam) tapi saya berusaha untuk melakukannya sebisa saya. Tarawih ?? insya allah di usahakan...

Jumat, 23 Mei 2014

Rindunya pada si Embun Pagiku

0 komentar
Sudah begitu lamanya rasanya tidak pernah log in di Blog tersayangku ini. Tanpa terasa bertahun juga tak mengunjunginya hahaha... seperti  bercerita tentang pacar pula... :)

Kehidupanlah yang merubah rutinitas seseorang, dulu aku termasuk jenis orang yang tak akan bisa direnggangkan dengan berbagai kegiatan berselancar di dunia maya, itu semua aku lakukan saat2 menghabiskan waktu yang memang banyak terluang, tapi sekarang tidak lagi... semuanya berubah seiring umur yang makin bertambah, kegiatanpun bertambah.  Kegiatan sehari2 dimulai dari matahari terbit sampailah matahari selamat sampai keperaduan malamnya tapi kegiatan seharianku masih belum berhenti sampailah angka jam menunjukkan 00:00 malam..lelahnyaaaa....

Hmmm....begitulah kehidupan. Dahulu dan sekarang...semua sudah tak sama lagi. terlalu banyak teka teki dan hal2 baru terjadi. Semoga kedepannya aku semakin matang untuk menjalani dan melalui kehidupan yang penuh onak dan duri ini.

Kamis, 07 Juli 2011

Kerinduan ku

0 komentar
Hari ini untuk pertama kalinya semenjak ayah udah ga ada aku berkunjung ke makam beliu.Disana juga ada makam ibu dan kakak ku yang laki2.

Sungguh aku ga berniat mengabaikan mereka dengan membiarkan makam mereka dipenuhi rumput ilalang yang tingginya udah hampir mencapai tinggi badanku.

Melihat kondisi tiu, sungguh hatiku begitu pilu. aku tak bisa membendung air mataku yang sudah seperti air bah.
Kesedihanku memuncak ketika kusadari bahwa aekarang aku sudah menjadi seorang yatim piatu. Aku sudah tak punya kedua orang tua lagi.Entah aku negitu merindukan beliau, aku jadi semakin tak terkendali. Air mataku tak bisa ditahan. Semakin ku mencoba untuk menahannya semakin deras pula air mataku bercucuran. Yang terbayang hanyalah wajah dan senyum beliau  yang begitu ku rindukan dan membuatku samakin tak karuan

Dan ku berharap, semoga malam ini beliau akan datang menemuiku walau hanya dalam mimpi saja, karna sudah beberapa bulan ini beliau sama sekali tak sudah tak pernah kumimpikan.

Aku takut.......aku takut kalau2 suatu saat nanti aku sudah tak bisa mengingat wajah beliau jika tidak memandang foto baliau. Alu takut tak bisa membayangkan beliau jika tiba2 aku teringat dan merasa merindukan beliau. Aku tak mau begitu, sungguh...aku tak mau itu terjadi.

Senin, 27 Juni 2011

Bunda

0 komentar
Sebelum mata ibunda terpejam
Untuk selamanya
Tinggalkan semua yang dikasihi
Tinggal yang dicintai

Bayangkan kelembutannya
Membelai penuh cinta
Bayangkan kasih sayangnya
Abadi sepanjang masa

Ya Tuhanku
Ampunilah maafkanlah
Ibundaku yang tercinta
Ya Tuhanku
Sayangilah kasihilah
Ibundaku yang tersayang

Bunda qu Sayang

0 komentar
Tanpa Bunda, aku tak ada di dunia ini
Tanpa Bunda, aku bukan siapa-siapa
Tanpa Bunda, aku bukan orang yang berguna
Tanpa Bunda, hidupku terasa hampa

Bersama Bunda, aku selalu di dampingi
Bersama Bunda, aku tak pernah merasa sendiri
Bersama Bunda, hidupku lebih berarti
Karena Bunndaku selalu di hati

Terima kasih Bunda, karena telah membesarkanku
Terima kasih Bunda, telah memperhatikanku
Terima kasih Bunda, atas segala yang diberikan padaku
Terima kasih.....Terima kasih Bundaku tercinta........

 

Embun Pagi Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template