Hari ini untuk pertama kalinya semenjak ayah udah ga ada aku berkunjung ke makam beliu.Disana juga ada makam ibu dan kakak ku yang laki2.
Sungguh aku ga berniat mengabaikan mereka dengan membiarkan makam mereka dipenuhi rumput ilalang yang tingginya udah hampir mencapai tinggi badanku.
Melihat kondisi tiu, sungguh hatiku begitu pilu. aku tak bisa membendung air mataku yang sudah seperti air bah.
Kesedihanku memuncak ketika kusadari bahwa aekarang aku sudah menjadi seorang yatim piatu. Aku sudah tak punya kedua orang tua lagi.Entah aku negitu merindukan beliau, aku jadi semakin tak terkendali. Air mataku tak bisa ditahan. Semakin ku mencoba untuk menahannya semakin deras pula air mataku bercucuran. Yang terbayang hanyalah wajah dan senyum beliau yang begitu ku rindukan dan membuatku samakin tak karuan
Dan ku berharap, semoga malam ini beliau akan datang menemuiku walau hanya dalam mimpi saja, karna sudah beberapa bulan ini beliau sama sekali tak sudah tak pernah kumimpikan.
Aku takut.......aku takut kalau2 suatu saat nanti aku sudah tak bisa mengingat wajah beliau jika tidak memandang foto baliau. Alu takut tak bisa membayangkan beliau jika tiba2 aku teringat dan merasa merindukan beliau. Aku tak mau begitu, sungguh...aku tak mau itu terjadi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar